olahraga saat puasa

Tips Olahraga Saat Puasa Supaya Kamu Gak Lemas, Cek Disini!

Menunaikan ibadah puasa sebulan penuh di bulan Ramadhan adalah salah satu kewajiban umat Muslim. Di Indonesia sendiri, umat muslim melakukan puasa selama kurang lebih 13 jam. Artinya, dalam kurun waktu 13 jam tersebut, tubuh sama sekali tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman. Karena khawatir lemas dan akhirnya membatalkan puasa, banyak orang yang merasa enggan untuk berolahraga saat puasa. 

Padahal melakukan olahraga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan antara lain membantu mengontrol berat badan, menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, diabetes, dan kanker. Selain itu, berolahraga juga bisa membantu meningkatkan kekuatan otot dan tulang, memperlambat penuaan, serta mengurangi stress. 

Nah, agar kamu tetap bisa melakukan olahraga saat puasa, terapkan beberapa tips dibawah ini !

  1. Memilih Jenis Olahraga Yang Tepat

Sumber: Halodoc

Jenis olahraga yang disarankan saat puasa adalah olahraga dengan intesitas ringan hingga sedang, seperti berjalan kaki, yoga, dan bersepeda santai. Lakukan olahraga ini selama kurang lebih 30 menit dengan frekuensi 3 – 5 kali seminggu. 

Selain bermanfaat untuk membakar kalori, berolahraga intensitas ringan juga bisa menghilangkan stress dan meningkatkan kebugaran. Hindari melakukan olahraga intensitas berat seperti lari dan mengangkat beban. Sebenarnya olahraga berat boleh saja dilakukan 1 – 2 jam setelah berbuka puasa. 


  1. Menentukan Waktu Yang Tepat Untuk Melakukan Olahraga

Sumber: Alodokter

Waktu terbaik untuk melakukan olahraga saat puasa adalah 30 – 120 menit menjelang berbuka. Jadi, energi yang digunakan saat berolahraga bisa segera digantikan setelah buka puasa. Hindari melakukan olahraga diluar ruangan pada saat siang hari, karena bisa menyebabkan dehidrasi akibat banyak cairan tubuh yang hilang. 


  1. Menjaga Asupan Nutrisi

Sumber: Universitas Gajah Mada

Sangatlah penting untuk mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang saat sahur dan berbuka puasa. Sesuaikan porsi makanan dengan kebutuhan, tidak kurang dan juga tidak lebih. Selain itu, konsumsilah jenis makanan yang seimbang antara kandungan karbohidrat, protein, lemak, dan seratnya. 


Dengan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks yang dicerna lebih lambat, kamu akan merasa kenyang lebih lama. Selain itu, nutrisi ini juga bisa memberikan cadangan energi yang tinggi selama berpuasa. Kamu juga perlu mengonsumsi makanan kaya protein untuk memperbaiki jaringan otot yang lelah saat berolahraga. 

Dan yang tak kalah penting adalah jangan melewatkan makan sahur agar kamu memiliki cukup energi untuk melakukan olahraga dan aktivitas lain hingga waktu berbuka puasa. 


  1. Memperbanyak Minum Air Putih

Sumber: Kompas Health

Agar tidak mengalami dehidrasi, kamu disarankan untuk mencukupi kebutuhan cairan dengan mengonsumsi air putih minimal 8 gelas sehari. Guna menjaga keseimbangan elektrolit, kamu bisa mengonsumsi air kelapa saat berbuka puasa. 

Hindari minum kopi, teh, dan soda, karena minuman – minuman tersebut mengandung kafein yang bersifat diuretik. Artinya, menyebabkan lebih sering buang air kecil, dan hal itu bisa menyebabkan dehidrasi. Selain itu, minuman yang mengandung kafein juga bisa menyebabkan berdebar – debar atau mengalami peningkatan denyut jantung normal, yang bisa memicu rasa tidak nyaman. 

Itulah 4 tips olahraga saat puasa. Dengan demikian, berolahraga bukanlah pantangan dalam puasa. Justru dengan melakukannya, kamu akan merasa lebih bugar selama berpuasa. Namun, kamu juga perlu memahami kondisi tubuh sendiri. Jika merasa pusing atau lemas, jangan paksakan dirimu karena hal itu bisa menandakan tubuh sedang mengalami hipoglikemia (gula darah rendah) atau dehidrasi. 

Jika kamu memiliki riwayat penyakit tertentu seperti hipertensi atau diabetes, atau sedang menjalani pengobatan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter jika ingin melakukan olahraga saat puasa.

Baca juga: 4 Resep Menu Sahur Yang Enak dan Lezat